Tokyo (Reuters, 09 Februari) – Nikkei 225 Jepang bukukan level penutupan terendah sejak dua bulan terakhir pada perdagangan selasa, jatuh ke-4 kali berturut-turut akibat banyaknya ketidakpastian yang menggerogoti kepercayaan konsumen dari permasalahan defisit anggaran Eropa yang kian membesar di Yunani, Portugal dan Spanyol, kemungkinan pengetatan kebijakan moneter kembali oleh pemerintah Beijing yang akan keluar selama libur Tahun Baru China mendatang, dan pembatasan ruang lingkup perbankan di A.S. yang diajukan oleh adminstrasi Obama. Hal ini diperkirakan oleh analis, akan menjadi batu sandungan terhadap potensi dorongan pendapatan perusahaan-pendapatan Jepang. Nikkei terkoreksi 0.2% atau 18.92 poin ke posisi 9932.90, level terendah sejak 10 Desember.
Saham Toyota melakukan short-covering setelah para investor menyambut baik langkah-langkah kongkrit yang akan diambil oleh produsen otomotif terkemuka didunia tersebut atas permasalah sistem pengereman dan mengumumkan penarikan sejumlah model mobil hibridanya termasuk Prius yang telah menjadi top selling mobil selama 8 bulan berturut-turut di Jepang. Saham tersebut juga menjadi penopang perdagangan sehingga market tidak tergelincir terlalu jauh.
Sumitomo Mitsui gain 2.1% setelah bukukan laba terbesarnya di tujuh kuartal berkat perbaikan portofolio saham dan turunnya kredit bermasalah.
Saham Toyota melakukan short-covering setelah para investor menyambut baik langkah-langkah kongkrit yang akan diambil oleh produsen otomotif terkemuka didunia tersebut atas permasalah sistem pengereman dan mengumumkan penarikan sejumlah model mobil hibridanya termasuk Prius yang telah menjadi top selling mobil selama 8 bulan berturut-turut di Jepang. Saham tersebut juga menjadi penopang perdagangan sehingga market tidak tergelincir terlalu jauh.
Sumitomo Mitsui gain 2.1% setelah bukukan laba terbesarnya di tujuh kuartal berkat perbaikan portofolio saham dan turunnya kredit bermasalah.